Wednesday, November 4, 2009

Kindle International


Kindle ????, apa sih kindle itu?
Kindle adalah alat untuk membaca buku atau koran atau majalah secara digital.

Sebelu versi internationalnya saya pernah coba yang versi sebelumnya, ternyata versi sebelumnya untuk belanja bukunya harus menggunakan internet dan di transfer melalui pc.

Nah di versi international ini kita bisa membeli secara online, dari kindlenya langsung tanpa melalui pc yang terkoneksi internet.

Tapi semua ini ada batasannya, dan ternyata hanya negara-negara tertentu saja yang bisa beli buku secara online dari kindle.DAn indonesia adalah salah satu negara yang tidak bisa beli secara online dari kindle.

Saya juga bingung apa sih yang dimaksud dengan internationalnya. karena sempat bingung juga pertama kali mencoba. Karena dari kindle international ini kita bisa registered kindle dari device langsung, beda dengan versi sebelumnya. Nah berarti kan ini sudah international bisa register, setelah saya register, dan mencoba membeli buku atau majalah dari store in kindle, ternyata semua item yang di klik tidak menghasilkan apa-apa dengan message No Items Found. Kutak sini kutak sana, sampe telp ke Amazon.com tidak ada solusi mereka hanya bilang kindle international tidak support di indonesia,sampai mengecek ke whispernetnya (wirelessnya) dan suruh cari manual wirelessnya oleh amazon.com, tapi tetep tidak ada solusi.

Akhirnya, penasaran cari di website amazon.com dari pc, baca sana baca sini tetep tidak ada jawaban, sampe ketemu settingan di manage kindle, your Country dan mencoba untuk merubah settingan Country, saya ganti dengan alamat dari amerika dan country diisi amerika, dan lakukan restart kindle, dan setelah tunggu restart akhirnya bisa juga belanja buku dari kindle secara online.

Cara setting countrynya adalah sebagai berikut :
* masuk ke www.amazon.com
* Login
* Pilih Digital Content, Manage your kindle
* Cari Your Country dan pilih Edit
* Isi dengan alamat dari amerka.
* Update info

Tuesday, October 20, 2009

ink system failure Error Code 0xc18a0001


Ink System Failure, nah loh... kenapa nih dengan printernya?
sudah di coba matiin dan nyalakan lagi, liat settingan tidak ada yang berubah, bahkan di settingan tidak ada apa-apa-nya.

Setelah tanya sama user, sebelumnya diapain. Dan di jawab nggak di apa-apain, cuman ganti tinta hitam aja, trus langsung gitu muncul Ink System Failure,0xc18a0001. wah karena bingung akhirnya tanya dengan dengan pertanyaan bodoh, tintanya palsu atau refill nggak nih?, dan dijawab tintanya asli original, nah loh.. makin bingung lagi aja nih gue.



Akhirnya gw coba googling, dan menemukan ada yang seperti ini, tapi rata-rata mereka suruh install firmwarenya di update, wah ini printer masih garansi sih kalau gue install firmwarenya ntar takut garansi hilang, akhirnya dengan tetap semangat gw coba cari telp customer support HP di indonesia, cari di websitenya tidak nemu, dengan masih tetap googling error codenya, akhirnya ketemu 1 website yang ngebahas ini, ternyata caranya gampang banget.Mau tau caranya nah gini nih... :

Caranya ini hanya berfungsi untuk Photosmart 7280
1. Tekan dan tahan tanda '*' di keypad printer, kemudian tekan tanda '#' dan lepas keduanya.
2. Masukan '123' untuk masuk ke maintenance mode
3. Tekan tombol panah ke kanan, di samping tombol OK, sampai ketemu System Configuration menu.
4. Tekan OK dua kali untuk meng-Clear error condition, kemudian tekan "cancel" sampai kembali ke menu awal.
5. Matikan printer dan tunggu beberapa saat, kemudian nyalakan kembali.

Nah ternyata caranya cuman begitu aja.

selamat mencoba.

Friday, February 13, 2009

Mecari data yang terhapus

Halo friend, apakah kalian pernah kehilangan data atau menghapus data tanpa sengaja?
wah pasti pernahkan?, gimana rasanya kalau tiba-tiba data-data skripsi sudah di ketik dan di simpan, tiba-tiba hilang tanpa sengaja terhapus. wah siok bangetkan?, dan pasti bisa nangis deh., Nah sekarang tidak usah khawatir lagi bila data hilang karena terhapus, sekarang banyak program yang canggih bisa mengembalikan data yang terhapus seperti sedia kala. Mau tau programnya....?


Ok, ternyata untuk mengembalikan data yang sudah terhapus itu tidak sulit, kita cukup search di Om Google, dengan nama pencarian "Undelete" nah maka akan tampil banyak program yang bertebaran di internet yang siap mengembalikan data anda.

Tapi diantara sekian banyak program undelete tidak semuanya bisa sempurnya mengembalikannya, kebanyakan ada yang bisa mengembalikan tapi nama file atau nama foldernya sudah berbentuk "File0001.doc" atau "File001.jpg", bahkan ada yang berbentuk tanda tanya "?".

Saya di sini bukan bermaksud untuk mempopulerkan suatu merk program undelete, tapi saya sekedar memberitahukan bahwa ada 2 program undelete yang menurut saya cukup bagus dan mudah di pergunakan. Nah program itu adalah :
1. Undelete from diskeeper
2. Active@ Undelete.
Nah 2 program ini yang pernah saya gunakan untuk mengembalikan data saya yang hilang karena terhapus. Tapi sayangnya program ini tidak gratis alias harus bayar.
kedua program ini bisa mengembalikan data yang terhapus seperti semula dengan nama file dan folder yang sama.

Tapi hati-hati dalam penggunaan program undelete ini, karena bila kita salah menggunakan program undelete, yang ada adalah data kita yang terhapus malah hilang total dan tidak bisa di kembalikan lagi. Pengalaman saya pernah menggunakan program undelete dari diskeeper, dengan program ini bisa ditampilkan seluruh data saya yang terhapus, tapi tidak bisa dikembalikan, karena program ini tidak gratis dan harus bayar baru bisa mengembalikan data yang terhapus. Nah karena menurut saya pada saat itu, ngapain pake yang bayar kalau ada yang gratis, maka saya cari kesana kesini,tanya om goole dan tanya teman. Akhirnya dapat juga yang gratis dari teman program undeletenya (tidak perlu saya sebutkan nama programnya) nah saya coba balikin tuh data, tapi dengan beberapa kelemahan salah satunya nama file dan folder tidak bisa kembali seperti semula, sehingga membingungkan kita mencari tau apa nama asli file ini. Akhirnya saya coba putuskan untuk membeli program undelete dari diskeeper secara online, dan saya coba install dan pergunakan, ternyata data saya yang telah terhapus yang sebelum saya pergunakan yang gratis saya masih bisa melihat data saya, sekarang malah tidak bisa dilihat dan hilang total. Untung saja saya masih ingat bahwa pernah copy data saya ke portable harddisk dan saya ingat di portable harddisk ini saya juga pernah hapus, maka saya coba ke harddisk portable dan ternyata program undelete itu berfungsi dan balik semua seluruh data saya.

Hal penting yang perlu di perhatikan dalam mengembalikan data yang hilang dari portable harddisk adalah selama proses pengembalian data atau proses undelete, sebaiknya harddisk portable tidak usah di pindah-pindah atau dipegang-pegang usb-nya, karena kalau sampai Harddisknya lepas koneksinya maka akan hilang total data kita, dan tidak bisa kembali lagi.

Nah demikian article ini saya buat bukan bermaksud promosi tapi sebagai masukan kepada teman-teman dalam mimilih program undelete.

Wednesday, November 7, 2007

In Windows XP, when I right-click a file or folder, sometimes my CPU goes up to 100%. Why?

MS KB Article 819101 has more info:

In Windows Explorer, when you right-click a file or folder, you may experience any of the following behavior:

Any file copy operation that is occurring at that time may appear to stop responding.

Network connection speed may significantly decrease.

All streaming input/output operations such as listening to music on Windows Media Player may become distorted.

When you right-click a file or folder in Windows Explorer, the CPU usage goes to 100 percent while the shortcut menu is displayed. It returns to the correct level when the shortcut menu is closed.

To work around this behavior, use either of the following methods:
Method #1

Turn off the transition effects for menus and ToolTips.

To do this, follow these steps:

To turn off the transition effects in Windows XP do the following:

1. Click Start, and then click Control Panel.
2. In Control Panel, double-click Display.
3. In the Display Properties dialog box, click the Appearance tab.
4. On the Appearance tab, click Effects.
5. In the Effects dialog box, click to clear the Use the following transition effect for menus and tool tips check box, and then click OK two times.

Method #2
Click the folder or file that you want (select it) before you right-click it to display the shortcut menu.

Friday, September 28, 2007

How can I prevent users from writing to USB removable disks (USB flash drives) by using Group Policy (GPO)?

USB removable disks (also known as flash drives or "Disk on Key" and other variations) are quickly becoming an integral part of our electronic life, and now nearly everybody owns one device or another, in forms of small disks, external hard drives that come enclosed in cases, card readers, cameras, mobile phones, portable media players and more.

Portable USB flash drives are indeed very handy, but they can also be used to upload malicious code to your computer (either deliberately or by accident), or to copy confidential information from your computer and take it away.

Microsoft has introduced some changes into Windows XP Service Pack 2 that allow an administrator some control over how USB Removable Disks (or flash drives) are handled. A new storage device policy named WriteProtect makes it possible to prevent all removable USB drives from being written to. Users can still read from these devices, but are not longer able to write to them.

This tip is a variation of Disable Writing to USB Disks in XP SP2, you can prevent users from writing on to any portable USB removable disk or flash drive by using a custom .ADM file that can be imported into the Local Group Policy (thus effecting only the local computer) or by using Active Directory-based Group Policy Objects (also known as GPOs).

Follow the steps outlined in the Adding New Administrative Templates to a GPO article on general instructions on how to add or remove an .ADM file from the Administrative Templates section in GPO.

It's worth mentioning that in Windows Vista Microsoft has implemented a much more sophisticated method of controlling USB disks via GPO. If you have Windows Vista client computers in your organization you can use GPO settings edited from one of the Vista machines to control if users will be able to install and use USB disks, plus the ability to control exactly what device can or cannot be used on their machines.

Needless to say, as with any GPO setting, this option will only work on Windows 2000 operating systems or higher.

Download the USB_write_protect_ADM file (2kb)

After downloading the .ADM file, read Adding New Administrative Templates to a GPO.

You might also be interested in reading Disable USB Disks with GPO.

Note: In order to successfully view and configure the new .ADM file settings you will need to change the default filtering view for the GPO Editor (or GPedit.msc). Unless you change these settings, the right pane will appear empty, even though it has the settings in it.

Users trying to write to any USB Removable Disk will now get an Access Denied message.

Follow these steps:

1. In GPEdit.msc (or any other GPO Editor window you're using) click on View > Filtering.


2. Click to un-select the "Only show policy settings that can be fully managed" check-box. Click Ok.


3. Now you will be able to see the new settings in the right pane:


4. You can now change the available settings:

Wednesday, August 15, 2007

PVMAV RC 19 has been released

Now PCMAV Released RC19
what new at pcmav rc19 (cleaner & realtime protector)?
-----------------------------------------------------------
a. added, identification database and cleaner 81 virus
local/foreign/variant new that reported to scattered in indonesia.
total 1032 virus along with variant it many go around at
indonesia has been known at rc19 this by engine internal pcmav.
b. repaired, engine realtime protector now can intercept virus
executed from lan or network.
c. added, engine"Anti Teriminate" simple so that pcmav can
walk normal. virus that do this matter is virus the example
result generate from gene.ffe.
d. renewed, change several virus names follows variant new
found.
e. added, when pcmav success integrate file
database vdb that is with give to know a success virus total
added at the end internal database total.

f. repaired, minor bug in button" cure files" which is on condition
certain cause pcmav" freeze" .
g. added, engine cleaner special to 3 variant kspoold another
that is kspoold. e, kspoold. f and kspoold. g.
h. added, engine cleaner special to variant deulledox another
that is deulledox. b. 107520.
i. added, engine to investigate according to comprehensive drivers,
services and modules that live at memory in realtime protector.
j. renewed, engine getupdates with add error handling
tighter to avoid not -load database.
k. improvisation, ability engine" deepclean" so that repair registry
perfecter Compare pcmav previous version.
l. repaired, double virus name use.
m. repair several minor bug and internal code improvisation to
ascertain that pcmav cleaner pcmav realtime protector more
from merely antivirus usually.

Downlaod